Setahun MBG Berjalan, Pemkab Natuna Dikritik Lambat Serap Hasil Tani Lokal

Setahun MBG Berjalan, Pemkab Natuna Dikritik Lambat Serap Hasil Tani Lokal

NATUNA, NATINDO – Pemerintah Kabupaten Natuna menuai kritik terkait keterlambatan penyerapan hasil pertanian lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski program nasional tersebut telah berjalan lebih dari satu tahun.

​Kritik tersebut disampaikan oleh aktivis lokal, Aripin. Ia menilai langkah Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang baru merencanakan pasokan pangan lokal ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai tindakan yang reaktif.

​”Kenapa baru sekarang? Saat panen raya durian dan nanas melimpah beberapa bulan lalu hingga harganya anjlok, pemerintah tidak hadir menyerap. Kami mendesak Pemkab transparan soal data serapan dan segera membuat MoU konkret dengan kelompok tani,” ujar Aripin, Senin (13/7/2026).

​Merespons hal itu, Bupati Cen Sui Lan menyatakan pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan OPD teknis dan Kementerian Perhubungan. Langkah ini diambil untuk mempermudah distribusi hasil tani lokal, baik untuk pemenuhan dapur MBG maupun pengiriman ke luar daerah.

​Hingga saat ini, Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Natuna belum merilis data resmi terkait volume produk lokal yang telah diserap oleh program MBG. (Tj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *