
NATUNA, NATINDO – Proyek pembangunan Pasar Jica di Ranai, Natuna, menuai kritik karena tidak melibatkan pekerja lokal. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan arahan Bupati Natuna yang mewajibkan perusahaan memprioritaskan warga tempatan.
Ketua RT setempat, Edi Darmawan, mengungkapkan bahwa sejak awal proyek berjalan hingga Juli 2026, pelaksana proyek PT Cemedang tidak pernah berkoordinasi dengan pihak RT maupun merekrut warga sekitar.
”Kami tidak pernah dilibatkan. Padahal banyak warga saya yang tukang dan siap kerja. Masak bikin 4 unit WC saja harus mendatangkan 30 pekerja dari Jawa? Ini yang kami sesalkan,” ujar Edi Darmawan, Senin (13/7/2026).
Ia menambahkan, pihak perusahaan seharusnya berkomunikasi dengan perangkat lingkungan sebelum mendatangkan pekerja luar daerah. Edi berharap Pemkab Natuna segera mengevaluasi dan menegur keras pihak kontraktor agar ada efek jera.
Hingga berita ini dimuat, PT Cemedang maupun Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Natuna belum memberikan keterangan resmi (Tj)