
Natuna – Masyarakat Kabupaten Natuna diminta untuk ekstra waspada. Belakangan ini marak aksi penipuan digital yang mencatut nama dan foto Kapolres Natuna serta sejumlah pejabat utama Polres Natuna untuk memeras dan meminta sejumlah uang kepada warga.
Modus yang digunakan pelaku biasanya menghubungi korban menggunakan nomor asing melalui telepon, SMS, hingga pesan WhatsApp. Pelaku kemudian berdalih meminta bantuan dana, pinjaman uang, atau menawarkan program-program tertentu dengan gaya meyakinkan.
Merespons hal ini, Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie menegaskan bahwa institusinya sama sekali tidak pernah melakukan hal memalukan tersebut.
”Kami tegaskan, Polres Natuna tidak pernah meminta uang, bantuan, atau pemberian dalam bentuk apa pun kepada masyarakat melalui pesan pribadi maupun telepon. Jangan mudah percaya!” ujar AKBP Novyan Aries Effendie tegas.
Jika Anda atau kerabat menerima pesan/telepon mencurigakan yang mengatasnamakan Kapolres Natuna, lakukan langkah-langkah berikut.
pertama kata Kapolres, Jangan Panik & Jangan Transfer: Abaikan semua desakan atau ancaman pelaku.
“Kedua verifikasi langsung, Cek kebenaran informasi dengan menghubungi Call Center resmi Polres Natuna di layanan Layanan Telepon 110,” terang Kapolres.
Yang ketiga, lanjut Kapolres, laporkan segera jika sudah mengarah ke tindak pidana, segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar pelaku bisa langsung dilacak dan ditindaklanjuti.
”Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi mereka,” tambah Kapolres.
Polres Natuna berharap dengan meningkatnya kewaspadaan warga, ruang gerak para penipu ini terkunci, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Natuna tetap aman dan kondusif. (Tj)