Sukseskan Program MBG Prabowo, Marzuki: Singkirkan Oknum Pemburu Cuan, Libatkan UMKM Lokal!

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Kepri, Marzuki SH

Kepri  – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus menuai sorotan. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Marzuki, menegaskan bahwa program mulia ini tidak boleh dihentikan di tengah jalan, melainkan wajib dievaluasi total demi membersihkan oknum-oknum pelaksana yang bermasalah.

​Menanggapi berbagai kritik dari masyarakat, legislator Fraksi Gerindra dari Dapil Kepri 7 ini pasang badan. Menurutnya, esensi dari program MBG sudah sangat baik dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Titik lemahnya justru ada pada pihak ketiga yang nakal.

​Marzuki blak-blakan menyentil kualitas pelaksanaan di lapangan yang masih belang-belang. Meski banyak mitra yang bekerja di atas standar, ia tidak memungkiri masih ada rapor merah di beberapa titik dapur pelaksana.

​Ia mengingatkan para mitra agar tidak menjadikan program sosial ini sebagai ladang bisnis semata.

​”Program ini jangan semata-mata dipandang sebagai peluang mencari keuntungan. Yang lebih penting adalah pengabdian—bagaimana anak-anak kita mendapatkan asupan gizi terbaik untuk memangkas angka stunting,” tegasnya.

​Berdasarkan serapan aspirasi di akar rumput, Marzuki mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat justru sangat mendukung program ini agar terus berlanjut.

​”Yang saya dengar dari masyarakat bukan keinginan untuk menutup program ini. Justru mereka berharap program ini diperbaiki, dan pihak yang bermasalah segera ditindak tegas sesuai aturan,” ungkap Marzuki.

​Tak hanya bicara soal gizi, Marzuki melihat ada potensi ekonomi raksasa jika program MBG dikelola dengan bersih dan transparan. Ia mendorong agar program ini lebih banyak melibatkan ekosistem ekonomi daerah.

​”Harapan masyarakat sebenarnya sederhana. Program ini terus berjalan, semakin baik, tepat sasaran, dan mampu menghidupkan usaha-usaha lokal di daerah,” pungkasnya. (Tj)

BACA JUGA:  10,49% di Kertas, Rintihan UMKM di Lapangan: Mana Gebrakan Nyata Cen Sui Lan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *