
Natuna – Di balik seragam tegas seorang anggota kepolisian, terselip nurani yang senantiasa peka terhadap denyut nadi kesulitan rakyatnya. Sebuah rekaman video memperlihatkan wujud nyata kepedulian sosial dari jajaran kepolisian dalam hal ini merefleksikan atensi Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla yang turun langsung menyapa warga kurang mampu di pelosok.
Sasaran kunjungan kali ini adalah Pak Kram, seorang warga lanjut usia yang tengah berjuang melawan keterbatasan fisik di masa senjanya. Tinggal di sebuah rumah sederhana berdinding kayu, Pak Kram harus menjalani hari-hari dengan mobilitas yang sangat terbatas.
Namun, keterbatasan tersebut tidak meruntuhkan semangat hidupnya. Dengan balutan kain sarung dan senyum yang tak pernah padam, Pak Kram menyambut kehadiran aparat kepolisian yang datang membawa secercah harapan baru.
Tidak hanya datang dengan tangan kosong, sang anggota kepolisian tampak membawakan paket sembako serta sebuah alat bantu jalan berupa alat penopang (walker) atau tongkat khusus.
Dengan penuh kesabaran dan kehangatan, aparat kepolisian tersebut membantu Pak Kram bangkit dari duduknya, memasangkan alat bantu jalan, dan menuntun langkahnya secara perlahan di atas lantai rumah. Suasana haru dan kebahagiaan tampak jelas terpancar dari raut wajah Pak Kram beserta sang istri, yang menyaksikan langkah demi langkah kecil suaminya kembali tercipta.
Kisah Pak Kram adalah potret kecil bahwa negara, melalui aparat penegak hukumnya, hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga merawat kemanusiaan. Di usia senja di mana setiap langkah adalah perjuangan, uluran tangan sesama dan kehadiran seorang polisi yang humanis telah mengubah sebuah hari biasa menjadi momen yang penuh makna. (Tj)