Satu Tahun Ambulans Puskesmas Suak Midai, Tanpa Pengemudi, Hikmat: Oktober Kita Siapkan Sopir Khusus

Satu Tahun Ambulans Puskesmas Suak Midai, Tanpa Pengemudi, Hikmat: Oktober Kita Siapkan Sopir Khusus

​NATUNA — Nasib operasional ambulans di Puskesmas Suak Midai, Kabupaten Natuna, menjadi sorotan. Kendaraan medis darurat yang menjadi tumpuan warga tersebut ternyata selama ini beroperasi tanpa adanya pengemudi resmi.

​Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansah, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengakui, sejak armada ambulans tersebut diserahkan ke Puskesmas Suak Midai, tidak ada satu pun tenaga pengemudi khusus yang ditempatkan di sana.

​”Sejak diserahkan memang belum ada sopir khususnya,” tegas Hikmat saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2026).

​Meski begitu, Hikmat membantah jika ambulans dikatakan mangkrak. Menurutnya, pelayanan kedaruratan tetap berjalan. Saat warga membutuhkan evakuasi medis, para tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas terpaksa bertindak kreatif—bahkan nekat—dengan mengandalkan belas kasihan dan bantuan dari siapa saja yang bisa mengemudi.

​”Kalau beroperasi sudah. Yang belum ada itu sopir khususnya. Teman-teman puskesmas biasanya meminta tolong kepada rekan kerja atau aparatur kecamatan yang bisa membawa mobil,” ungkapnya.

​Untuk mengakhiri praktik “pinjam sopir” ini, Dinkes Natuna mengklaim telah menyiapkan skema penyelesaian. Langkah taktis baru akan dieksekusi pada Oktober 2026 mendatang, memanfaatkan momentum perpanjangan kontrak PPPK Paruh Waktu.

​Rencananya, Dinkes akan menggeser satu tenaga pengemudi dari Puskesmas Midai untuk ditugaskan secara permanen di Puskesmas Suak Midai.

​Dengan penempatan sopir khusus tersebut, pelayanan darurat medis di Suak Midai diharapkan tak lagi bergantung pada “kemurahan hati” pihak luar, sehingga respons terhadap keselamatan nyawa masyarakat dapat berjalan jauh lebih cepat dan optimal.

 

Editor: Edis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *