Sasar Siswa Baru SMKN 2 Natuna, Polsek Bunguran Timur Genderang Perang Lawan Judol dan Kenakalan Remaja

Sasar Siswa Baru SMKN 2 Natuna, Polsek Bunguran Timur Genderang Perang Lawan Judol dan Kenakalan Remaja

NATUNA – Langkah tegas membentengi generasi muda dari ancaman pergaulan bebas dan judi online (judol) terus digencarkan aparat kepolisian. Mengambil momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Timur turun langsung memberikan edukasi krusial bagi para peserta didik baru di SMKN 2 Bunguran Timur, Sungai Ulu, Rabu (22/7/2026).

​Dua personel Bhabinkamtibmas, Brigpol Ozzy Agus Syahputra dan Bripda Ipung Hardiansyah, memimpin langsung pembekalan yang berlangsung intensif sejak pukul 08.00 hingga 11.45 WIB. Fokus utama kegiatan ini tidak hanya membentuk kedisiplinan fisik, tetapi juga membentengi mental para pelajar dari bahaya laten kejahatan digital dan kenakalan remaja.

​Dalam paparannya, petugas secara tajam menyoroti maraknya judi online yang kian mengintai usia remaja.

Para siswa diperingatkan secara lugas bahwa judol bukan sekadar permainan, melainkan jeratan yang menghancurkan masa depan, merusak konsentrasi belajar, merugikan ekonomi keluarga, hingga berujung pada sanksi pidana.

“Judi online dan perilaku menyimpang adalah perusak masa depan yang nyata. Pelajar harus punya ketahanan diri, memilih pergaulan yang sehat, serta patuh pada hukum dan etika,” tegas Bhabinkamtibmas di hadapan ratusan siswa baru.

​Selain isu judol, materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan edukasi tertib berlalu lintas juga menjadi poin penting yang ditekankan. Langkah ini diambil guna menekan angka pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar yang sering kali membahayakan keselamatan jiwa.

​Tak sekadar memberikan imbauan, Polsek Bunguran Timur mengajak para siswa untuk mengalihkan energi muda mereka ke kegiatan positif, menghormati guru dan orang tua, serta aktif menjaga kondusivitas, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

​Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mendapat respons sangat positif dari pihak sekolah dan para peserta didik. Kehadiran Polri di tengah agenda sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi penerus Natuna yang tidak hanya berprestasi dan berdisiplin tinggi, tetapi juga bebas dari jerat kenakalan rema

 

Editor: Edis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *