
NATUNA – Sebanyak 322 murid baru SMA Negeri 1 Bunguran Timur resmi mengawali perjalanan pendidikan mereka di jenjang sekolah menengah atas. Selama lima hari penuh, terhitung mulai Senin (20/7/2026) hingga Jumat (24/7/2026), ratusan siswa tersebut digembleng dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kehadiran ratusan anggota keluarga baru ini makin memperkuat posisi SMA N 1 Bunguran Timur sebagai salah satu sekolah unggulan di Natuna, yang kini dihuni oleh hampir 1.000 peserta didik.
Kepastian mengenai gelaran MPLS ini ditegaskan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Shari Murniaty. Ia menyampaikan bahwa lima hari pertama masa sekolah ini disiapkan secara matang untuk membentuk kesiapan fisik dan mental para siswa baru.
”Dalam MPLS ini, para murid baru tidak hanya dikenalkan pada lingkungan fisik sekolah dan jajaran guru. Kami juga fokus memetakan serta mengasah minat dan bakat mereka melalui jurusan ekstrakurikuler yang ada,” tegas Shari.
Guna memfasilitasi potensi para siswa, pihak sekolah telah merancang program pemetaan bakat yang terbagi ke dalam dua jalur utama yaitu jalur akademik yang berfokus pada pembinaan Olimpiade Sains/Mata Pelajaran dan pembuatan Karya Tulis Ilmiah.
Kemudian jalur non akademik yang merupakan wadah berekspresi melalui bidang Seni dan pengasahan ketangkasan di bidang Olahraga.
Langkah tegas ini diambil agar tidak ada lagi siswa yang “salah arah” dalam menempuh pendidikan di SMA N 1 Bunguran Timur. MPLS dirancang bukan sekadar rutinitas formalitas seremonial, melainkan pijakan awal penentu masa depan murid.
Shari pun menaruh harapan besar agar 322 peserta didik baru tersebut mampu memanfaatkan momen MPLS ini dengan semaksimal mungkin.
”MPLS adalah kompas awal. Kami berharap para siswa baru memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya untuk mengenali potensi diri, sehingga mereka tahu persis arah dan target yang ingin dicapai selama bersekolah di sini,” pungkasnya tegas. (Tj)