
NATUNA – Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla., menyerap berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat melalui kegiatan Kapolres Menyapa: Kumpul Bersama Masyarakat dalam Program Quick Wins Kapolri. Kegiatan tersebut berlangsung di Kedai Kopi Jon, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 50 orang tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian, pemerintah daerah, anggota DPRD, perangkat kelurahan, para ketua RT, serta tokoh masyarakat untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi warga sekaligus mencari solusi bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Natuna Erimudin dan Dedi Yanto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Helmi Wahyuda, S.E., Kepala Dinas Perhubungan Al Lazi, S.E., pejabat utama dan personel Polres Natuna, Lurah Batu Hitam, para ketua RT se-Kelurahan Batu Hitam, serta tokoh masyarakat.
Dalam dialog tersebut, sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari kepatuhan berlalu lintas, keamanan lingkungan, keberadaan anjing liar, ketersediaan lapangan kerja bagi buruh harian lepas, kenaikan harga kebutuhan pokok, hingga persoalan infrastruktur dan penerangan jalan.
Kapolres Natuna menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, khususnya penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor. Polres Natuna akan terus melaksanakan sosialisasi dan penegakan hukum secara sesuai ketentuan, termasuk melalui edukasi di lingkungan sekolah.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing melalui pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (pos kamling). Selain itu, pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sejumlah objek vital dinilai perlu didorong melalui koordinasi dengan instansi terkait guna mendukung pemantauan situasi keamanan.
Persoalan keberadaan anjing liar yang dikeluhkan warga turut menjadi pembahasan. Kapolres menyampaikan perlunya koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mencari langkah penanganan yang tepat, manusiawi, dan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat.
Di bidang sosial dan ekonomi, Kapolres menyoroti pentingnya perhatian terhadap buruh harian lepas agar memperoleh kesempatan kerja yang layak. Pendataan pekerja dan koordinasi dengan anggota DPRD serta instansi terkait diharapkan dapat membantu membuka akses terhadap peluang kerja, termasuk dalam kegiatan pembangunan daerah.
Terkait kenaikan harga bahan pokok penting, Kapolres juga mendorong koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengupayakan kegiatan bazar atau pasar murah sebagai salah satu langkah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Natuna Erimudin mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan persoalan secara langsung. Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan berlalu lintas dan berharap kondisi keuangan daerah pada 2027 semakin baik sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja.
Anggota DPRD Kabupaten Natuna Dedi Yanto turut menyoroti pentingnya pengawasan penggunaan helm, penanganan anjing liar, perluasan lapangan kerja bagi buruh harian lepas dan generasi muda, serta peningkatan fasilitas umum. Ia juga menekankan perlunya upaya menjaga stabilitas harga pangan melalui perbaikan pasokan dan kelancaran distribusi.
Kepala Kesbangpol Natuna Helmi Wahyuda menyambut baik dialog tersebut dan mengajak para ketua RT memanfaatkan forum serupa untuk menyampaikan berbagai persoalan di wilayah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa pendataan harga kebutuhan pokok telah dilakukan di setiap kecamatan dan hasilnya akan dilaporkan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti bersama instansi terkait.
Adapun Kepala Dinas Perhubungan Natuna Al Lazi menyampaikan dukungan terhadap rencana pemasangan CCTV di sejumlah objek vital. Ia juga menjelaskan upaya perlindungan pekerja pelabuhan melalui asuransi serta pendataan pekerja sektor laut untuk memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Terkait penerangan jalan, pemasangan telah dilakukan di berbagai wilayah kecamatan, meskipun pemenuhannya masih perlu ditingkatkan sesuai kebutuhan.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, masyarakat mengeluhkan kenaikan harga sembako, banyaknya anjing liar, serta genangan air di sekitar kantor DPRD yang dinilai memerlukan pembangunan drainase. Warga juga menyampaikan harapan agar buruh harian lepas mendapat perhatian terkait kesempatan kerja dan meminta Polres Natuna memberikan penyuluhan hukum bagi masyarakat.
Kapolres Natuna menyambut berbagai masukan tersebut sebagai bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait. Melalui dialog langsung, setiap persoalan diharapkan dapat dipetakan dengan baik sehingga penanganannya lebih tepat sasaran sesuai kewenangan masing-masing.
Melalui Program Quick Wins Kapolri ini, Polres Natuna terus mendorong komunikasi yang terbuka, pelayanan yang responsif, serta sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di Kabupaten Natuna. (Tj)