
NATUNA — Komitmen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna dalam merespons aspirasi publik patut diacungi jempol. Di tengah keterbatasan jumlah personel, Komisi I DPRD Natuna secara tegas menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menguliti keabsahan keberangkatan Bupati Natuna ke Cina.
Pernyataan sikap yang sarat ketegasan ini disampaikan langsung oleh perwakilan Komisi I DPRD Natuna, Muhamad Erimudin. Ia menegaskan bahwa institusinya tidak gentar dan siap siaga menindaklanjuti tuntutan yang dilayangkan oleh masyarakat.
”Seperti yang saya sampaikan kemarin, sudah didiskusikan dengan Ketua, Komisi I siap walaupun saat ini hanya ada 2 anggota. Kalau lengkap, ada di Senin tanggal 31 Agustus 2026.Tinggal Ketua putuskan waktunya dan kirimkan undangannya,” tegas Muhamad Erimudin dengan lugas, Senin 24 Agustus 2026,
Langkah taktis dan responsif dari lembaga legislatif ini langsung menuai sambutan hangat dari masyarakat, khususnya dari Komunitas Raja Tupai. Ketua Komunitas Raja Tupai, Said Roni Saputra, secara terbuka menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa hormat yang tinggi kepada DPRD Natuna yang bergerak cepat mengakomodasi tuntutan rakyat.
Bagi Komunitas Raja Tupai, RDP ini bukan sekadar agenda seremonial birokrasi, melainkan instrumen vital untuk menegakkan transparansi dan akuntabilitas kepemimpinan di bumi Laut Andak. Mereka mendesak agar RDP tersebut menjadi forum yang tajam dan terbuka, guna membuka seterang-terangnya dasar hukum, urgensi, serta izin resmi di balik lawatan sang kepala daerah ke negeri tirai bambu tersebut.
Dengan kepastian jadwal yang kini berada di tangan pimpinan DPRD, bola panas RDP keabsahan perjalanan dinas ini tinggal menunggu ketukan palu penjadwalan resmi. Publik Natuna kini menanti pembuktian ketegasan para wakil rakyat di gedung parlemen dalam mengawal supremasi hukum dan kepentingan masyarakat luas. (Tj)