
Batam – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan. Petugas bersama Warga Binaan melakukan panen kangkung yang dibudidayakan di lingkungan lapas, Selasa (15/7/2026).
Hasil panen kangkung segar tersebut akan digunakan langsung untuk memenuhi kebutuhan dapur internal Lapas Kelas IIA Batam. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus mendukung visi “Dari Kita, Untuk Kita dalam Nawacita Presiden.
Kalapas Kelas IIA Batam menyampaikan bahwa kegiatan bercocok tanam ini tidak hanya bertujuan untuk menekan anggaran belanja pangan, tetapi juga melatih keterampilan warga binaan di bidang pertanian.
“Dengan memanfaatkan lahan yang ada, kita bisa menghasilkan sayuran sehat untuk dikonsumsi sendiri. Ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan. Selain itu, warga binaan juga mendapat bekal keterampilan yang bisa digunakan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan panen kangkung ini mendapat apresiasi karena dinilai efektif dalam menciptakan lingkungan lapas yang produktif. Ke depan, Lapas Batam berencana menambah jenis tanaman sayur lainnya agar kebutuhan dapur bisa semakin terpenuhi dari hasil sendiri.
Program ini diharapkan menjadi contoh bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya fokus pada pembinaan kepribadian, tetapi juga pada kemandirian dan produktivitas. (Fin)