Apel Sabuk Kamtibmas di Midai TNI, Nakes, Kepala Desa, Sampai Pemuda Satu Barisan Jaga Pulau Aman

Apel Sabuk Kamtibmas di Midai TNI, Nakes, Kepala Desa, Sampai Pemuda Satu Barisan Jaga Pulau Aman

NATUNA – Senin 22/6/2026 pukul 07.30 WIB, Lapangan Apel Polsek Midai penuh barisan. Bukan hanya baju loreng dan seragam polisi. Ada nakes, kepala desa, anggota BPD, Satpol PP, pemuda, RT/RW, sampai orang bank. Semua berdiri satu garis. Itu pesan Apel Sabuk Kamtibmas 2026: jaga Midai-Suak Midai, tugas kita semua.

Apel dipimpin langsung Kapolsek Midai Ipda Hawari Bate’e, S.H., M.H. Hadir Forkopimcam Midai & Suak Midai, personel Koramil, Posal, para kades, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat lain. Lengkap. Karena pulau kecil tak bisa aman kalau jalan sendiri.

Acara dibuka, laporan masuk, penghormatan, lalu naskah deklarasi dibacakan perwakilan peserta. Seluruh barisan ikut mengulang. Isinya satu: jaga Kamtibmas aman dan kondusif. Tak perlu meterai. Cukup sumpah di depan sesama warga pulau.

“Apel ini bukan seremoni. Ini pengingat kewaspadaan harus naik, komunikasi harus jalan, persatuan jangan retak. Gangguan kecil kalau dibiarkan bisa jadi masalah besar,” tegas Ipda Hawari.

Kapolsek tekankan 3 kunci Midai tetap damai:

1. *Waspada*: tiap RT/RW aktifkan ronda, Satkamling hidup lagi

2. *Komunikasi*: ada masalah, musyawarah dulu. Jangan main hakim sendiri

3. *Kebersamaan*: TNI-Polri, pemerintah, nakes, pemuda, tokoh adat — satu frekuensi

Dengan barisan selengkap itu, Polsek Midai yakin potensi gangguan bisa dicegah sebelum masuk. Dari isu hoaks, pencurian di dermaga, sampai konflik lahan — semua bisa diselesaikan di meja, bukan di kantor polisi.

Apel Sabuk Kamtibmas 2026 ini bukti: menjaga perbatasan tak selalu butuh kapal besar atau senjata canggih. Kadang cukup barisan rapi di lapangan, deklarasi lantang, lalu pulang ke kampung masing-masing jadi mata dan telinga.

Harapannya jelas: Kecamatan Midai dan Suak Midai tetap aman, damai, kondusif. Karena di pulau, tetangga itu keluarga. Dan keluarga yang kompak, susah diganggu. (Tj)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *