Nampak jaringan listrik terkena dahan kayu saat hujan lebat dan angin
NATUNA — Cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Natuna memicu gangguan pada jaringan listrik milik PT PLN (Persero) ULP Natuna. Akibatnya, sejumlah wilayah terpaksa mengalami pemadaman listrik total sejak hari ini, Kamis 18 Juni 2026.
Hujan deras yang tak kunjung reda di lapangan juga dilaporkan menjadi kendala utama bagi para petugas untuk melakukan percepatan pemulihan jaringan demi menjaga keselamatan kerja.
Daftar Wilayah yang Terdampak Pemadaman
Gangguan jaringan ini berdampak luas pada aktivitas masyarakat di beberapa titik vital. Berdasarkan data resmi dari PLN ULP Natuna, wilayah yang saat ini mengalami pemadaman meliputi Harapan Jaya (sebagian), Sungai Ulu, Batu Gajah, Sebala, Cemaga, dan Tanah Merah.
“Bukit Arai, Kodim, Bandarsyah, Pering, dan wilayah sekitarnya,” terang Rafki.
Pihak PLN ULP Natuna mengonfirmasi bahwa seluruh personel teknis sudah dikerahkan ke lokasi-lokasi titik gangguan. Namun, karena medan kerja yang basah dan berisiko tinggi terhadap keselamatan nyawa, proses eksekusi perbaikan harus menunggu cuaca sedikit mereda.
”Saat ini petugas PLN sedang melakukan upaya penelusuran dan perbaikan gangguan. Namun proses perbaikan masih terkendala kondisi cuaca hujan yang berpotensi membahayakan keselamatan petugas saat bekerja,” tulis manajemen PLN ULP Natuna dalam keterangan resminya.
Mengenai kapan listrik akan kembali menyala, pihak PLN memperkirakan proses penormalan sistem akan memakan waktu sekitar 3 jam, dihitung sejak kondisi cuaca dinyatakan aman bagi petugas untuk memanjat dan memperbaiki tiang jaringan yang bermasalah.
Pihak PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan di Natuna atas ketidaknyamanan yang mengganggu aktivitas harian ini. Pihak manajemen berjanji akan terus memperbarui informasi perkembangan penanganan gangguan ini secara berkala kepada masyarakat. (Tj)