
NATUNA — Komitmen mempercepat transisi energi hijau di wilayah perbatasan Indonesia terus digelorakan. Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Natuna, Tasnim, secara resmi menyambut kunjungan kerja perwakilan Kedutaan Besar Australia, Sarah Wilson dan Lulu Wardhani, di Kantor PLN Natuna, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan strategis ini turut didampingi oleh jajaran pimpinan PLN Natuna, yakni Team Leader (TL) Teknik Ilham Trialdi Innaufal, TL Pelayanan Pelanggan (PP) Ridho Davi Utama, serta TL K3L dan Keamanan (Kam) Fajri Ardi Andika.

Agenda utama pertemuan tersebut berfokus pada pengenalan KINETIK (Kemitraan untuk Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur). Program ini merupakan inisiatif kolaborasi unggulan antara Pemerintah Indonesia dan Australia sebagai tindak lanjut nyata dari kesepakatan Australia-Indonesia Climate and Infrastructure Partnership (CIP).
Transisi Energi Terbarukan: Mendorong reformasi regulasi untuk membuka keran investasi ramah lingkungan berskala besar.
Pembangunan Infrastruktur Hijau: Membuka pembiayaan inovatif untuk proyek strategis seperti air bersih, sanitasi, pengelolaan limbah, hingga transportasi berkelanjutan.
Dukungan UKM & Bisnis Lokal: Memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha yang berfokus pada mitigasi perubahan iklim.
Melalui lawatan ini, PLN Natuna dan Kedutaan Besar Australia optimis dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas. Langkah ini diharapkan mampu mengakselerasi agenda transisi energi serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif hingga ke wilayah terdepan Nusantara. (Tj)