
NATUNA — Komitmen nyata dalam mengawal dan menjemput aspirasi masyarakat kembali dibuktikan oleh unsur legislatif daerah. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Andes Putra, secara resmi melaksanakan kegiatan Masa Reses II Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Serasan, Senin (10/8/2026).
Kegiatan penyerapan aspirasi rakyat ini dilangsungkan secara langsung dan terbuka bertempat di Kedai Kopi Berkat, Kampung Pelimpak, Kecamatan Serasan. Suasana akrab namun penuh ketegasan tampak mendominasi pertemuan tersebut, di mana masyarakat antusias menyampaikan berbagai usulan dan persoalan mendasar di wilayah mereka.
Sebagai wakil rakyat yang membawahi wilayah pemilihan meliputi Kecamatan Serasan, Serasan Timur, Midai, Suak Midai, Subi, hingga Pulau Panjang, Andes Putra menegaskan bahwa momentum reses ini merupakan kewajiban konstitusional yang krusial. Tujuan7nya jelas: memastikan setiap suara, keluhan, dan kebutuhan riil masyarakat di pulau-pulau perbatasan dapat terakomodir secara maksimal dalam kebijakan pembangunan daerah ke depan.

”Reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah strategis bagi kami untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi denyut nadi kebutuhan masyarakat di lapangan, khususnya di wilayah Serasan,” ujar Andes Putra di sela-sela kegiatan.
Dalam kesempatan diskusi interaktif tersebut, isu peningkatan ekonomi kerakyatan turut menjadi sorotan utama. Warga dan para tokoh masyarakat menyampaikan aspirasi terkait pentingnya kehadiran pengusaha rumput laut di Kecamatan Serasan. Masuknya investasi dan pengusaha di sektor budidaya rumput laut ini dinilai sangat potensial dalam mendongkrak perekonomian masyarakat secara umum, khususnya bagi kesejahteraan para nelayan lokal.

Pelaksanaan reses yang dikemas santai namun serius di Kedai Kopi Berkat, Kp. Pelimpak ini mendapat sambutan hangat dari tokoh masyarakat, pemuda, dan para kepala desa setempat. Selain sektor perikanan dan kelautan, berbagai isu krusial mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik turut dibahas secara mendalam.
Menanggapi dinamika yang berkembang di lapangan, Andes Putra juga mendengarkan masukan terkait efektivitas kunjungan dan mobilitas wisatawan atau pendatang termasuk tamu dari Kalimantan Barat yang kerap berkunjung ke Serasan dalam durasi singkat sekitar tiga malam.
Terkait hal tersebut, aspirasi mengenai penataan jalur penyeberangan dan regulasi dermaga, seperti optimalisasi pemanfaatan fasilitas pelabuhan.
khususnya masalah rute baru KM. Bahtera Nusantara 01(Roro 01) perlu peninjauan untuk evaluasi agar kembali ke rute yg lama. Sedangkan untuk KM. Bahtera Nusantara 03 (Roro 03) sudah sangat bagus.
Hal itu yg menjadi catatan penting yang akan disampaikan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Seluruh masukan dan pokok-pokok pikiran yang dihimpun dari masyarakat Serasan ini akan dikawal secara ketat oleh Andes Putra untuk diperjuangkan dalam pembahasan tingkat kedewanan bersama Pemerintah Kabupaten Natuna. (Tj)