
NATUNA — Keterbatasan anggaran daerah tak melunturkan komitmen Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Dapil Natuna-Anambas, Mustamin Bakri. Politisi Partai Golkar ini turun langsung meninjau kondisi jalan penghubung Pring-Penagi yang tak kunjung tersentuh perbaikan maksimal oleh Pemerintah Provinsi, Sabtu (1/8/2026).
Peninjauan lapangan ini tidak sekadar formalitas. Mustamin memboyong tim konsultan, pihak Dinas PU Provinsi Kepri, Lurah Batu Hitam, Kepala UPT IV Dishub Kepri Muhammad Fadhlal, hingga tokoh masyarakat Penagi untuk memetakan titik-titik krusial yang harus segera digarap.

Langkah ini diambil lantaran proyek perbaikan jalan Pring-Penagi menuntut anggaran raksasa hingga miliaran rupiah—nilai yang gagal dialokasikan Dinas PU Provinsi akibat defisit anggaran. Tak ingin tinggal diam, Mustamin mengambil inisiatif memasukkan anggaran sebesar Rp400 juta melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) pribadinya.
Namun, realita pangkas anggaran kembali memangkas dana tersebut hingga tersisa Rp200 juta.
”Nah, berhubung anggaran dipotong separuh, maka untuk perbaikan ini anggarannya tinggal Rp200 juta. Tinggal bagaimana nanti mengaturnya, saya serahkan teknisnya kepada dinas terkait dan musyawarah dengan masyarakat Penagi,” tegas Mustamin di lokasi.

Politisi Golkar ini menegaskan, pemotongan dana tersebut bukan akhir dari perbaikan. Ia berkomitmen menutupi kekurangan Rp200 juta sisanya pada tahap berikutnya.
”Kalau ada anggaran dan regulasinya, kita masukkan dalam APBD Perubahan 2026 ini. Tapi kalau tidak bisa, awal 2027 InsyaAllah bisa dilanjutkan,” pungkasnya tegas.

Langkah ini kini menguji keseriusan Dinas Teknis dan Pemerintah Provinsi Kepri dalam mengeksekusi anggaran rakyat agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga Pring dan Penagi secara presisi. (Tj)