
NATUNA — Suasana haru menyelimuti pelepasan jenazah tokoh masyarakat Natuna, Minarto, atau yang akrab disapa Kuntiu. Guna memastikan seluruh rangkaian prosesi pemakaman berjalan aman dan lancar, Polres Natuna mengerahkan personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Satuan Samapta (Sabhara) pada Kamis (25/6/2026).
Langkah antisipatif ini diambil lantaran rumah duka hingga rute menuju tempat pemakaman dipadati oleh ratusan pelayat. Almarhum dikenal luas sebagai sosok yang sangat baik dan berjiwa dermawan semasa hidupnya, sehingga kepergiannya mengundang simpati mendalam dari keluarga, sahabat, hingga masyarakat luas yang berbondong-bondong mengantarkannya ke peristirahat terakhir.

Kasatlantas Polres Natuna, AKP Erwan Toni, turun langsung ke lapangan untuk memimpin pengamanan jalur. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah kerumunan massa ini bertujuan untuk mengurai potensi kemacetan dan menjaga kekhusyukan prosesi pemakaman hingga ke Pemakaman Umum Tionghoa di Puak.
“Untuk Satuan Sabhara dipimpin oleh Aipda Ruddy R., sedangkan dari Satlantas saya pimpin langsung sendiri,” tegas AKP Erwan Toni di sela-sela kegiatannya di rumah duka.
Berkat kesigapan personel di lapangan, prosesi pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju tempat pemakaman berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif meskipun diiringi oleh antusiasme pelayat yang luar biasa banyak. (Tj)