Minggu Kasih di Gereja GPDI Elshaddai, Polsek Bunguran Timur Polres Natuna Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

‎Minggu Kasih di Gereja GPDI Elshaddai, Polsek Bunguran Timur Polres Natuna Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas
‎
‎NATUNA – Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, personel Polsek Bunguran Timur melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja GPDI Elshaddai, Minggu (18/10/2026).
‎
‎Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah, sekaligus sebagai sarana membangun komunikasi dan memperkuat hubungan yang harmonis antara kepolisian dan jemaat.
‎
‎Personel Polsek Bunguran Timur hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Panit Satreskrim Aipda Sotar M. Rumahorbo, Kapolsubsektor Bunguran Timur Laut Aipda Julius Prada Sijabat, Ba Satreskrim Brigpol Philips Candra Pasaribu, Bhabinkamtibmas Desa Cemaga Tengah Briptu Rinaldy Nicson Sihombing, serta Ba Satintelkam Briptu Andreas L. Gultom.
‎
‎Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah Minggu yang berlangsung khidmat, meliputi doa pembukaan, pujian dan penyembahan, penyampaian firman Tuhan dengan ayat Alkitab Titus 3:5, persembahan, doa berkat, dan penutupan.
‎
‎Usai pelaksanaan ibadah, perwakilan personel Polsek Bunguran Timur, Aipda Julius Prada Sijabat, menyampaikan perkenalan kepada jemaat GPDI Elshaddai. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
‎
‎Aipda Julius mengimbau jemaat agar senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama, menghormati perbedaan, serta memperkuat sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, suasana yang aman dan damai dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat saling menghargai dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
‎
‎Ia juga mengajak jemaat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, menjaga keamanan rumah dan lingkungan, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat diharapkan dapat melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi, khususnya yang berpotensi menimbulkan keresahan atau memecah belah persatuan.
‎
‎Selain itu, jemaat diimbau untuk segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau melaporkan kepada pihak kepolisian melalui layanan polisi 110, apabila mengetahui adanya tindak pidana, gangguan keamanan, maupun hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
‎
‎“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh masyarakat. Melalui komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan nyaman bagi semua,” demikian pesan kamtibmas yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
‎
‎Melalui program Minggu Kasih, Polsek Bunguran Timur berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, dialogis, dan penuh kepedulian. Kehadiran polisi di tengah kegiatan keagamaan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada jemaat sekaligus membuka ruang komunikasi untuk menyampaikan aspirasi, saran, maupun permasalahan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.
‎
‎Kegiatan yang berakhir pada pukul 10.55 WIB tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara personel Polsek Bunguran Timur dan jemaat GPDI Elshaddai sebagai wujud kebersamaan serta terjalinnya hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat.
‎
‎Polsek Bunguran Timur berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang memperkuat persaudaraan, meningkatkan kesadaran kamtibmas, serta mewujudkan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Polsek Bunguran Timur. (Tj)
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *