Kepri Berusia 24 Tahun, Daeng Amhar Dorong Pemerataan Ekonomi Hingga Wilayah Perbatasan

Kepri Berusia 24 Tahun, Daeng Amhar Dorong Pemerataan Ekonomi Hingga Wilayah Perbatasan

​TANJUNG PINANG — Memasuki usianya yang ke-24 tahun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dituntut untuk tidak lagi berjalan di tempat. Pembangunan yang adil dan merata, terutama bagi kabupaten/kota di kawasan terluar, harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah tanpa terkecuali.

​Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Kepri dari Daerah Pemilihan (Dapil) Natuna-Anambas, Daeng Amhar, usai memimpin penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat di kawasan Batubi, Senin (14/9).

​Sebagai wakil rakyat yang mengusung aspirasi dari beranda depan Negara Republik Indonesia, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyoroti pentingnya kehadiran negara secara nyata di pulau-pulau terluar. Peringatan hari jadi Kepri tahun ini, menurutnya, harus dijadikan momentum evaluasi total terhadap disparitas pembangunan antara wilayah daratan utama (mainland) dan kepulauan luar (hinterland).

​”Usia 24 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah provinsi otonom. Kepri harus bergerak lebih cepat, dan pembangunan tidak boleh hanya berpusat di perkotaan saja. Natuna dan Anambas sebagai garda terdepan NKRI berhak mendapatkan kue pembangunan yang setara, mulai dari infrastruktur dasar, konektivitas, hingga penguatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Daeng Amhar dengan nada lugas.

​Dalam kesempatan yang sama, Daeng Amhar juga mengapresiasi ketahanan sosial masyarakat Batubi dan sekitarnya yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi saat ini. Penyerahan bantuan sembako tersebut, imbuhnya, merupakan wujud kepedulian nyata sekaligus pemantik semangat agar masyarakat terus produktif.

​Ia menegaskan, jajaran legislatif di DPRD Kepri akan terus mengawal kebijakan anggaran agar lebih berpihak kepada pemerataan wilayah perbatasan. Sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci mutlak agar cita-cita kesejahteraan masyarakat Kepri khususnya di zona perbatasan dapat segera terwujud secara konkret, bukan sekadar retorika belaka.

​”Selamat Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen bersama, membuktikan bahwa daerah perbatasan adalah wajah kejayaan Indonesia di kancah maritim internasional,” pungkasnya. (Tj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *