
NATUNA — Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Natuna ke-27, Kepolisian Resor (Polres) Natuna mengambil langkah cepat dan tegas untuk memastikan stabilitas serta kelancaran jalannya agenda daerah. Dipimpin langsung oleh Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, Polres Natuna menggelar Rapat Koordinasi lintas sektor dalam program Jumat Curhat bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Natuna di Ranai Square, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Natuna serta hampir seluruh Kepala OPD Pemkab Natuna.
Pertemuan tidak hanya berfokus pada kesiapan pengamanan peringatan hari jadi kabupaten, tetapi juga menjadi wadah respons cepat terhadap isu-isu krusial daerah, seperti Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta krisis air bersih.
Dalam arahannya, Kapolres Natuna menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal seluruh rangkaian perayaan HUT Kabupaten Natuna ke-27 agar berjalan aman, tertib, dan kondusif.
”Polres Natuna siap mem-back up penuh dan membantu dari segala lini demi menyukseskan perayaan HUT Kabupaten Natuna. Sinergi ini krusial agar masyarakat dapat merayakannya dengan rasa aman dan nyaman,” tegas AKBP Novyan Aries Efendie.
Selain membahas agenda ceremonial daerah, Kapolres Natuna memanfaatkan forum ini untuk membuka ruang diskusi terkait masalah lingkungan dan bencana alam. Terkait maraknya ancaman Karhutla, Kapolres menyampaikan peringatan keras dan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat.
Masyarakat diimbau keras untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dengan alasan apa pun.
Karena Pembakaran lahan secara ilegal dapat merusak ekosistem, mengancam kelestarian hutan, dan merugikan kesehatan masyarakat luas.
Polres Natuna juga menurunkan Instruksi air bersih dan layanan darurat call center 110 untuk
menghadapi potensi musim kemarau dan ancaman krisis air bersih, AKBP Novyan meminta OPD terkait untuk segera memetakan dan melaporkan titik-titik wilayah yang rawan atau sedang mengalami kekeringan.
”Berikan kami data pasti daerah mana saja yang sulit mendapatkan air bersih. Kami siap turun langsung menyuplai air bersih ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan,” ujar Kapolres dengan lugas.
Sebagai sarana penunjang dan respons cepat terhadap keluhan masyarakat, Polres Natuna juga mengingatkan keberadaan layanan gratis Call Center 110. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memanfaatkannya apabila terjadi situasi darurat maupun membutuhkan bantuan kepolisian di wilayah masing-masing.
Melalui giat Jumat Curhat ini, Polres Natuna membuktikan hadirnya sosok Polri yang presisi, solutif, serta siap berdiri di garis depan demi keamanan dan kesejateraan masyarakat Natuna.(Tj)